Skip to main content

Diskusi singkat mengenai Body Massa Index (BMI) atau Indek Masa Tubuh(IMT) apakah Perbedaannya? Bagaimana menghitung BMI dan IMT???




Mempunyai bentuk tubuh yang proporsional atau ideal mungkin merupakan idaman bagi setiap manusia khusunya kaum wanita (termasuk saya hehe), beberapa diantaranya mungkin rela menahan lapar, makan dengan jumlah porsi sedikit, makan makanan yang sama sekali tidak disukai karena membaca sebuah artikel bahwa makanan itu dapat membuat anda berhasil menurunkan berat badan???? dan masih banyak kegiatan lainnya dan semua itu tertuju hanya demi menahan jarum timbangan untuk tidak bergeser ke sebelah kanan (baca:naik berat badan saat menimbang), ketika menulis artikel ini saya merasa seperti saya menampar diri saya sendiri dan tersipu malu karena saya pernah melakukannya. Sebenarnya saat ini sudah banya aplikasi yang tersedia yang dapat mengetahui semacam tingkat idealnya berat badan dengan disesuaikan dengan tinggi badan misalnya metode Body Mass Index (BMI), nah sobatskuy pernah dengar kah istulah IMT??? nah sebenarnya dalam bahasa indonesia istilah BMI itu dikenal dengan Indeks Massa Tubuh (IMT), jadi sebenernya sama saja ya sobatskuy. Well... menurut suduh pandang saya sih nggak ada yang harus kita perdebatkan mengenai metode ini, namun satu yang saya ambil dari beberapa artikel yang membahas mengenai BMI/IMT ini yaitu terkait istilah Obesitas. Pernah kan sobatskuy mendengar istilah ini? Nah istilah obesitas ini merujuk pada suatu kondiri dimana berat badan kita melebihi berat yang "seharusnya", nah balik lagi nih bahwa menurut beberapa informasi yang aku dapat sari google bahwa obesitas ini dapat memicu resiko timbulnya beberapa penyakit seperti Diabetes, Kolestrol tinggi, Serangan Jantung dan lain sebagainya. Maka dari itu adanya IMT/BMI ini menjadi salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui berat badan kita agar tetap terjaga dalam kondisi proporsional.
Apabila sobatskuy semua belum mengetahui mengenai penghitungan BMI kita selain dengan metode online calculator BMI, juga dapat dihitung secara manual yaitu dengan rumus: BMI= Berat Badan / ( Tinggi Badan X Tinggi Badan)

Keterangan: Berat Badan dalam satuan Kilogram (Kg), Tinggi Badan dalam satuan Meter (M).
###Misalnya :

  1. Saya mempunyai Berat Badan 53 Kilogram (kg), kemudian tinggi saya adalah 160 Centimeter, maka berapakah BMI saya?
Supaya lebih mudah teman teman saya sarankan membuat dan mengisi seperti ini
  • Berat =.................................... Kilogram (kg)
  • Tinggi=......... Cm - - >........... Meter (M)
Tentu sobatskuy ingat bukan bahwa yang digunakan dalam menghitung BMI menggunakan satuan Kilogram dan Meter. Berdasarkan kasus diatas maka kita akan isi seperti ini:

Berat = 53 Kilogram (kg)
Tinggi= 160 Cm - - >1.6 Meter (M)
.
BMI = 53 kg / (1.6 x 1.6)
BMI = 20.703125 dibulatkan menjadi 20.70 hasilnya untuk angka ini adalah NORMAL

.
Contoh lainnya : 
2. jika seseorang mempunyai tinggi badan 170 Centimeter (cm) , dan dia mempunyai berat 45 Kilogram (kg), maka berapakah BMInya??????, untuk mengetahuinya lakukan cara yang sama seperti pada contoh pertama

Berat = 45 Kilogram (kg)
Tinggi= 170 Cm - - >1.7 Meter (M)
BMI = 45 kg / (1.7 x 1.7)
BMI = 15.570934256055 dibulatkan menjadi 15.57, untuk angka ini adalah KURUS dengan kategori kekurangan berat badan berat (alias kekurusan bangeeeeeetttt)

Jadi gimana untuk sampe hitung-menghitungnya sudah paham ya sobat caranya? Nah kita lanjutkan setelah menghitung dan keluarlah angka angka di atas misal hasil yang pertama 20.70 terus hasil kedua 15.57 dan mereka punya ketentuan NORMAL dan KURUS, itu darimana?????? Menurut teori BMI (kwkwkw akupun nyontek dari Google) berikut ini arti angka-angkat BMI:

  1. <17 = KURUS, kekurangan berat badan berat, jadi mungkin nih sepenafsiran aku kekurusan sekali guys, jadi buat sobatskuy yang angkatanya masih kurang dari 17  sebaiknya konsultasi ke dokter mengenai berat badan sobatskuy ya
  2. 17,0 - 18,4 = KURUS, kekurangan berat basan ringan, (mungkin ya nggak sekurus yang nomor 1 ya guys)
  3. 18,5 - 25,0 = NORMAL
  4. 25,1 - 27,0 = GEMUK, kelebihan berat badan pada tingkat normal
  5. > 27 = GEMUK, kelebihan berat badan pada tingkat berat

Jadi bagaimana sobatskuy angka sobat-sobat semua? KURUS, NORMAL, atau GEMUK nih?, 
Setelah saya coba mencermati dan membaca artikel lainnya saya menyadari bahwa sebenarnya yang dianjurkan itu adalah dengan angka NORMAL, jadi saya sempat salah dulu berfikir bahwa saya mau menahan lapar, tidak mau olahraga karena takut berat badan naik (padahal ini bisa saja massa otot), dll dengan tujuan KURUS, jadi semoga dari artikel ini sobat semua lebih semangat daalam mencapai rencana sobat baik yang sedang menjalani program penambahan berat badan ataupun pengurangan berat badan, semoga berhasil ya sobatskuy,

Untuk menutup artikel kali ini ada satu kalimat dariku nih hehe
Gausah khawatirkan angka timbanganmu, kamu akan tetap manusia, selama kamu berbuat kebaikan maka Tuhan akan menempatkanmu ditempat yang baik tanpa embel angka timbangan

Eiiittttsss..... ada satu lagi Jaga Kesehatan dan Jaga Hati
 (yang jomblo: Jaga Kesehatan dan Hati Hati dijalan wkwkkwkw)

Luv you semua, semoga bermanfaat 👌

Comments